Sabtu, 06 September 2014

MACAM-MACAM JENIS AC

Penyejuk udara atau atau pengkondisi udara atau penyaman udara atau erkon atau AC (dalam bahasa inggris biasa disebut dengan Air Conditioner) sistem atau mesin yang dirancang untuk menstabilkan suhu udara dan kelembaban suatu area (yang digunakan untuk pendinginan maupun pemanasan tergantung pada sifat udara pada waktu tertentu).
Konsep pendingin udara diketahui telah diterapkan di Romawi kuno dan Persia pada abad pertengahan. Pendingin modernd muncul dari kemajuan dalam ilmu kimia selama abad 19, dan pendingin udara skala besar listrik pertama ditemukan dan digunakan pada tahun 1902 oleh Willis Haviland Carrier.


1. Split Wall 
 


AC+Split+Wall
Ini adalah jenis AC yang paling umum digunakan dirumah, kantor maupun berbagai instansi di indonesia. Ini disebabkan oleh beberapa faktor dari mulai gampangnya perawatan dan support.
AC ini terbagi menjadi dua bagian yaitu indoor dan outdoor. Indoor (lihat gambar) adalah bagian yang mengeluarkan hawa dingin dan outdoor adalah bagaian atau tempat dimana mesin berada. Acapkali outdoor ditempatkan diluar ruangan karena mengeluarkan hawa yang panas dan kadang kala suaranya yang berisik.

2. AC Window

AC+Windows
AC Window adalah AC yang berbentuk kotak dan dalam pengoperasiannya tidak menggunakan remote. Karena tombol kontrol sudah terintegrasi dengan AC ini. AC ini hanya terdiri dari satu bagian yaitu unit itu sendiri dan tidak ada intilah indoor dan outdoor AC.

AC ini sudah tidak diproduksi lagi karena dianggap sudah ketinggalan zaman dan karena tidak adanya unit outdoor yang membuat AC ini lebih praktis. Kapasitas AC ini mulai dari 0.5 PK sampai 2.5 PK. 




3. AC Standding Floor

_Air-Conditioner-AC
AC Standding Floor adalah AC yang unit Indoornya berdiri dan mudah dipindahkan. Karena kepraktisannya ini, AC ini sering digunakan dalam acara-acara seperti acara ulang tahun, perkawinan, hajatan dan acara lainnya.








4. AC Cassete

accassette
Jenis AC Cassete ini indoornya menempel di atas plafon. Jenis AC Cassete ada dalam beberapa ukuran PK mulai dari 1.5 PK sampai dengan 6 PK.

Cara pemasangan AC ini memerlukan keahlian khusus dan tenaga extra, tidak seperti memasang AC rumah atau AC Split, yang bisa dipasang sendirian.
5. AC Split Duct / Central
split-ducted
 

AC Split Duct merupakan AC yang pendistribusian hawa dinginnya menggunakan sistem Ducting. Ini artinya AC Split Duct tidak memiliki pengatur suhu sendiri-sendiri melainkan dikontrol pada satu titik. Tipe AC seperti ini biasanya digunakan di mall atau gedung-gedung yang memiliki ruangan luas.

AC Split Duct tidak pernah terlepas dari sistem Ducting yang merupakan bagian penting dalam sistem AC sebagai alat penghantar yang telah dikondisikan dari sumber dingin atau pun panas ke ruang yang akan dikondisikan. Perkembangan desain Ducting untuk AC hingga saat ini sangat dipengaruhi oleh tuntutan efisiensi, terutama efisiensi energi, material, pemakaian ruang dan perawatan.

6. AC VRV

48HPNah ini dia AC tercanggih saat ini. AC VRV Daikin memiliki satu Outdoor dan beberapa unit Indoor dengan berbagai tipe seperti split wall, Cassete, Standding Floor, dll.
Daikin VRV telah digunakan lebih dari 25 tahun di seluruh dunia dan digunakan lebih dari 15 tahun di indonesia.

VRV: Variable Refrigerant Volume merupakan sistem kerja refrigerant yang berubah-ubah. VRV sistem adalah sebuah tehnologi yang sudah dilengkapi dengan CPU dan Computer Inverter dan sudah terbukti menjadi handal, efisiensi energi, melampaui banyak aspek dari sistem AC lama seperti AC Central, AC Split atau pun AC Split Duct. Jadi dengan VRV sistem, 1 Outdoor bisa digunakan untuk lebih dari 2 Indoor AC serta dapat mengatur jadwal dan temperatur AC yang di inginkan secara tercomputerisasi.

Jumat, 05 September 2014

Mau beli AC gan ?ini langkah langkahnya beli AC berkualitas !

Langkah Menentukan AC Berkualitas
1. Kapasitas AC.
Perhatikan kapasitas sebuah AC yang tercantum dalam BTUH (British Thermal Unit Per Hours). Satuan BTUH tersebut menentukan kapasitas sebuah AC menarik/menyerap panas dalam satu jam. Karena pada dasarnya AC bekerja dengan cara menarik panas dari ruangan dan bukan mendinginkannya, jadi sebutan yang tepat untuk AC adalah penyerap panas, bukan pendingin ruangan.

2. Hitung daya kapasitasnya.
Misalnya AC dalam ruangan kamar tidur 1 PK merk X mempunyai kapasitas 10.000 btu/h dan power consumption 1.200 watt. Menurut konversi unit satuan 1 PK = 2.544 btu/h = 746 watt.

3. Tentukan merk AC dan jangan tergiur dengan harga yang murah.
Di pasaran, Anda akan menemukan AC 1/2 PK merek tertentu yang konsumsi dayanya hanya 340 watt, sementara AC 1/2 PK merk lain konsumsi dayanya 800 watt. Misalnya AC 1/2 PK merk A konsumsi dayanya 355 watt dengan harga beli Rp 2.400.000,-, sedangkan AC merk B konsumsi dayanya 800 watt dengan harga beli Rp 2.000.000,- dan dua-duanya memilki kapasitas yang sama yaitu 5000 btu/h. Bila hanya dengan melihat harganya, Anda tentu akan memilih AC merk B yang harganya lebih murah. Namun tentunya jangan sekedar memilih AC murah.

Namun kalau Anda mau sedikit beruntung, selisih daya 800W-355W = 445 Watt, harus Anda bayat mahal setiap bulannya. Kalau kita asumsikan sehari AC dihidupkan 8 jam dan harga per kWh PLN = Rp 600 maka per harinya Anda sudah membayar 0.445 kWh x 8 jam x RP 600,- = Rp 2.136 lebih mahal. Dengan demikian dalam sebulan Anda harus membayar dengan selisih 30x Rp 2.136 = Rp 64.080,- lebih mahal.

4. Perhatikan Letak Pemasangan AC.
Suhu udara yang dikeluarkan oleh AC akan sangat tergantung dari panas ruangan. Faktor yang mempengaruhi panas ruangan antara lain luas ruangan, luas dinding, bahan pembuat dinding, jumlah lampu, jumlah penghuni ruangan, arah kedatangan sinar matahari dsb.

5. Memilih jenis AC. Berdasarkan jenisnya ada 4 jenis AC yang sering dipergunakan pada rumah tangga yaitu Ac split, window, cassette dan Standing AC.

1) Jenis AC Split memisahkan bagian ‘ruang dalam’ (indoor) dengan ‘ruang luar’ (outdoor). Noise yang dihasilkan ketika pendingin bekerja menjadi lebih lembut karena letaknya yang terpisah. Cocok untuk ruangan yang membutuhkan ketenangan, seperti ruang tidur, ruang kerja atau perpustakaan. Carilah tempat jual AC split yang pas.

2) Jenis AC Window, biasanya meletakkan posisi indoor dan outdoor bersatu dalam sisi yang berlawanan. Biasanya dipilih karena pertimbangan keterbatasan ruangan, sepreti pada rumah susun. Dan oleh karena bentuknya yang biasanya besar, jenis AC ini relatif lebih aman dari pencurian.

3) AC jenis Cassette, cenderung lebih sulit dalam pemasangannya. Biasanya cocok untuk dipasang di sebuah gedung bertingkat (berlantai banyak).

4) Standing AC. Jenis AC ini cocok dipergunakan untuk kegiatan-kegiatan situasional dan mobile karena fungsinya yang mudah dipindahkan, seperti seminar, pengajian outdoor dsb.